Pada tanggal 7 Agustus 2009 tim Palapsi Unair melakukan kegiatan backapacking ke Jakarta. Tujuan ke ibukota kali adalah untuk menyaksikan konser dalam tajuk "Java Rockin'land" serta pendakian ke gunung Gede Pangrango namun pendakian ini dibatalkan dan merubah tujuan pendakian ke gunung Salak. Perjalanan ke Jakarta ini diwakili oleh Cak Yoyok, Cak Johan, serta Cak Gagat "Gembel"
Tim berangkat dari stasuin Gubeng Surabaya dengan menggunakan kereta ekonomi Gayabaru Malam jurusan Pasar Senen pada tanggal 7 Agustus 2009. Sejak awal perjalanan, tim sudah berkomitmen untuk menggunakan sesedikit mungkin pengeluaran selama perjalanan di Jakarta, dan maka daripada itu tim memilih menggunakan kereta ekonomi Gayabaru Malam dengan tiket seharga Rp. 33.000,-. Selama perjalanan, tim benar-benar melakukan penghematan dengan membeli makanan-makanan murah di dalam kereta api.Contohnya di Stasiun Lempuyangan Jogjakarta tim menyempatkan diri untuk turun dari kereta api dan keluar dari stasiun untuk membeli nasi kucing yang dijual di warung kopi yang ada didepan stasiun.
Selama perjalanan tim juga kebetulan duduk bersebelahan dengan rekan-rekan dari Wanala Unair yang akan ke Departemen Luar Negeri di Jakarta untuk mengurus keberangkatan mereka untuk mendaki puncak Uhuru, gunung Kilimanjaro yang berada dibenua Afrika pada tanggal 28 Oktober 2009. Pada tanggal 8 Agustus 2009 pukul 07.30 tim sampai di Stasiun Pasar Penen. Setelah berpamitan dengan rekan-rekan Wanala Unair, tim menuju ke terminal Pasar Senen guna melanjutkan perjalanan menuju ke daerah Ciputat.
(tim Palapsi Unair bersama rekan Wanala Unair)
Setelah perjalanan selama 2 jam akhirnya tim sampai di Ciputat dan singgah sebentar di sekretariat KMPLHK Ranita UIN Syarif Hidayatullah untuk silaturahmi sekaian untuk beristirahat dan bersih diri. Setelah itu tim diajak rekan-rekan Ranita untuk melakukan wall climbing. Wall climbing yang pada awalnya dibayangkan oleh tim sebagai sesuatu yang mudah, namun setelah mempraktekkan sendiri, tim merasa kesulitan. Bahkan setelah mencoba 2 kalipun tim masih meras kewalahan bahkan dengan anak SMA sekalipun. Selanjutnya tim meneruskan perjalanan menuju rumah kerabat Cak Yoyok yang juga berada didaerah Ciputat.
(Cak Yoyok mencoba wallclimbing)
Setelah singgah sebentar, pukul 15.00 tim melanjutkan perjalanan menuju pantai Karnaval Ancol untuk menyaksikan konser Java Ronkin'land. Tim berada di Ancol selama 2 hari dengan menginap di mushola disekitar pantai Ancol. Banyak band - band ternama baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri yang tampil dalam konser tersebut, antara lain Andra and the backbone, J-Rock, Mr. Big dll.Selama 2 hari itu selain melihat Java Rockin'Land tim juga menyempatkan untuk berwisata di Dunia Fantasi, Atlantis, dan juga Gelanggang Samudera serta menikmati keindahan pantai Ancol.
Ada kejadian unik ketika tim menginap pada malam terakhir di Ancol. Yakni saat Cak Yoyok kehilangan HP Nokia 6030-nya. Akhirnya untuk membeli pengganti HP tersebut Cak Yoyok harus menjadi "calo" tiket gratisan masuk Dufannya kepada beberapa pengunjung dan hasil dari "nyalo" yang sekitar Rp. 300.000,- dibelikan HP baru.
(di konser Java Rockin'Land)
(menikmati wisata pantai Ancol)
Ada kejadian unik ketika tim menginap pada malam terakhir di Ancol. Yakni saat Cak Yoyok kehilangan HP Nokia 6030-nya. Akhirnya untuk membeli pengganti HP tersebut Cak Yoyok harus menjadi "calo" tiket gratisan masuk Dufannya kepada beberapa pengunjung dan hasil dari "nyalo" yang sekitar Rp. 300.000,- dibelikan HP baru.
(Cak Gagat dan Cak Yoyok beserta "korban"nya)
Pada hari terakhir di Jakarta, tim menyempatkan diri untuk mengunjungi Monas serta menyaksikan berbagai diorama yag ada di museum tersebut. Tim memutuskan menghabiskan hari terakhir di jakarta dengan keliling tugu Monas dan melihat dari kejauhan Istana Negara.
(Cak Gagat berfoto di depan tugu Monas)
( Cak Yoyok di depan Istana Negara)
Akhirnya setelah 5 hari berada di Jakarta 2 dari 3 orang tim Palapsi Unair yang backpacking ke Jakarta yakni Cak Johan dan Cak Gagat pulang ke Surabaya, sedangkan Cak Yoyok melanjutkan perjalanan dengan melakukan pendakian ke gunung Salak bersama dengan rekan-rekan KMPLHK Ranita UIN Syarif Hidayatullah.Sekali lagi tim membuktikan backpacking tidak harus mengeluarkan banyak uang dan memanfaatkan moment "gratisan" dan total biaya yang dikeluarkan oleh masing-masing tim untuk kegiatan backpack selama 5 hari di Jakarta tidak lebih dari Rp. 250.000,-.!!!
Palapsi Unair...one for all,all for one!!! good job....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar